came home around 9pm last thursday only to find an empty house. kunci gembok pager ilang (padahal bukan gembok biasa, kuncinya aja ga bisa diduplikat), pintu utama kayu jati jebol didobrak, rumah kuncinya yg dari kuningan udah patah di lantai, pintu garasi kebuka.
my chest hurts.
masuk rumah, semua pintu udah kebuka. kamar acak2an. monitor flat screen yg lebar dan umurnya belom 2 bulan ILANG. CPU-nya juga. 2 jam tangan Ihsan (1 from his dad, 1 from mine) ilang. Hp Esia ilang.
on to the livingroom. Lemari TV abis bersih tinggal kabel2, dekoder cable tv & modem. TV flat screen 32" & DVD compo ilang. DVD compo Nisa di kamar yg skrg jadi gudangpun ilang. Kamar tamu berantakan tapi TVnya masih ada (berat kali).
Dibawah, my microwave oven masih ada. Nintendo DS pun masih ada. kayanya lemari gue ga diacak2 (walopun kamar mandi diberantakin).
Udah lapor polisi, they took the fingerprints n stuff, tapi ga ush ngarep banyak lah, emang polisi sini kaya CSI on AXN? pfftt...... In the mean time pindah dulu sama in-laws (beda blok doang), back n forth ke rumah parents. will be back by the end of the month (sebelom piano dateng).
yep i decided to buy a piano. this house is too lifeless, the quietness is deafening.
so right now the piano is the only thing that motivates me to move back.
